MONITORING PROGRAM DESA SEJAHTERA SOLO: PERKUAT USAHA BINAAN DAN BUKA PELUANG PEMASARAN

KOPMU-DT bersama DT Peduli melalui tim Program Desa Sejahtera melaksanakan monitoring perkembangan program di wilayah Solo dan Sragen.

 · 2 min read

Solo–Sragen, Senin, 21 September 2026 — KOPMU-DT bersama DT Peduli melalui tim Program Desa Sejahtera melaksanakan monitoring perkembangan program di wilayah Solo dan Sragen. Kegiatan ini diikuti oleh Dodi Sutisna selaku Man USPPS & Program Pemberdayaan, Muhammad Fikri G. selaku PIC Program Desa Sejahtera DT Peduli, Dendi Prasojo (Kepala Cabang DT Peduli Solo), Mansur (Kabag Program DT Peduli Solo), Abdian Roy dan Suwarno selaku pendamping program. Monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan usaha penerima manfaat (PM), mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, sekaligus menyusun langkah tindak lanjut agar program dapat berkembang secara berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan branding program berupa kaos kepada para PM Program Desa Sejahtera Solo sebagai bagian dari penguatan identitas dan semangat kebersamaan program.


Monitoring dilakukan pada sejumlah kelompok usaha binaan, di antaranya KUBE Sabun Susu Kambing dan KUBE Sambal Mbok Tama. Pada KUBE Sabun Susu Kambing, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperkuat, seperti kelengkapan pembukaan administrasi usaha, mekanisme bagi hasil anggota, branding berupa spanduk, perlengkapan produksi, display produk, serta perluasan pemasaran yang saat ini masih mengandalkan relasi komunitas. Sementara pada KUBE Sambal Mbok Tama, penguatan diarahkan pada pemahaman perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), kelengkapan branding, peralatan produksi dan display, peningkatan kapasitas produksi yang saat ini masih berdasarkan pre-order (PO), serta perluasan jaringan pemasaran. Berbagai catatan tersebut menjadi bahan evaluasi dan akan ditindaklanjuti secara bertahap bersama pendamping dan tim program.


Pada Program Peduli Peternak Sejahtera, monitoring diarahkan pada penguatan budaya DT, khususnya peningkatan penerapan nilai BR3T (Baik, Ramah, Responsif, dan Tuntas) dalam aktivitas para penerima manfaat. Tim juga menyampaikan kebijakan terkait dukungan hibah pakan bagi PM Peternak Unggul yang diberikan pada bulan ke-6 berupa dua sak pakan. Selain itu, tim melakukan silaturahim dan koordinasi dengan manajemen MK Farm terkait peluang penempatan display produk KUBE di area MK Farm, dengan memanfaatkan potensi kunjungan tamu maupun berbagai kegiatan atau event yang diselenggarakan di lokasi tersebut. Dalam pertemuan juga dibahas adanya penurunan pesanan dari mitra MK Farm yang berdampak pada menurunnya harga serap hasil peternakan dari para peternak.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan koordinasi bersama tim DT Peduli Solo untuk membahas perkembangan program, penyelesaian catatan monitoring, serta pemetaan potensi pemasaran produk binaan. Monitoring ini menjadi bagian penting dari upaya memastikan program tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi terus diarahkan menuju penguatan kapasitas, kemandirian usaha, perluasan akses pasar, dan peningkatan kebermanfaatan ekonomi bagi para penerima manfaat. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kolaborasi dengan berbagai pihak, serta evaluasi dan tindak lanjut yang konsisten, Program Desa Sejahtera diharapkan semakin mampu menghadirkan perubahan dan kemandirian bagi masyarakat binaan.


Dodi Sutisna

Man USPPS & Program Pemberdayaan KOPMU-DT


No comments yet.

Add a comment
Ctrl+Enter to add comment