KOPMU-DT Petakan Potensi Petani Sancha Inchi di Purworejo, 20 Calon Penerima Manfaat Jalani Verifikasi
KOPMU-DT terus mematangkan persiapan Program Peduli Petani Sejahtera Budidaya Sancha Inchi melalui kegiatan survei wawancara dan verifikasi data calon Penerima Manfaat (CPM) di Dusun Pengempon

Purworejo, 14 Oktober 2026 — KOPMU-DT terus mematangkan persiapan Program Peduli Petani Sejahtera Budidaya Sancha Inchi melalui kegiatan survei wawancara dan verifikasi data calon Penerima Manfaat (CPM) di Dusun Pengempon, Desa Kedungpomahan Wetan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian survei wilayah dan sosialisasi program yang sebelumnya telah dilaksanakan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya pertanian serta kesiapan masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif berbasis komoditas lokal. Survei dilakukan oleh Dodi Sutisna, Manajer USPPS dan Program Pemberdayaan KOPMU-DT, didampingi Ustadz Muhammad Shodikin selaku Ketua Kelompok Tani (Poktan) Makmur Tani Dusun Pengempon.
Sebanyak 20 calon Penerima Manfaat mengikuti proses wawancara dan verifikasi data. Mereka memiliki latar belakang pekerjaan yang beragam, mulai dari petani, peternak kambing, buruh bangunan, buruh tani, buruh penjaga toko di pasar, hingga pelaku usaha warung kelontong. Berdasarkan hasil wawancara, penghasilan calon PM berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp4 juta per bulan. Data tersebut menjadi bagian dari proses pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat sekaligus bahan pertimbangan dalam menentukan calon penerima manfaat yang sesuai dengan kriteria dan tujuan program pemberdayaan.
Hasil wawancara juga mengungkap pengalaman sebagian calon PM yang sebelumnya pernah membudidayakan Sancha Inchi. Namun, karena belum adanya kepastian penyerapan hasil panen, sebagian besar tanaman akhirnya dipotong dan dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Selain persoalan pemasaran, pola penanaman yang sebelumnya hanya memanfaatkan area di dekat pohon juga menyulitkan petani saat melakukan pemetikan buah. Pengalaman ini menjadi catatan penting dalam perencanaan program, terutama terkait penguatan teknik budidaya, pengelolaan tanaman, pendampingan petani, dan dukungan akses pasar agar pengembangan Sancha Inchi dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih menjanjikan.
Di balik tantangan tersebut, Dusun Pengempon memiliki modal sosial yang kuat melalui budaya guyub dan gotong royong yang masih terpelihara dalam kehidupan sehari-hari. Kerukunan dan kekompakan warga menjadi potensi pendukung bagi pelaksanaan program pemberdayaan secara kolektif dan berkelanjutan. Melalui proses asesmen dan verifikasi ini, KOPMU-DT berharap dapat membangun program yang sesuai dengan kebutuhan serta potensi masyarakat, sehingga budidaya Sancha Inchi tidak hanya menjadi peluang peningkatan pendapatan, tetapi juga sarana memperkuat kemandirian, kebersamaan, dan nilai-nilai ruhiyah dalam kehidupan masyarakat.
No comments yet. Login to start a new discussion Start a new discussion